Sabtu, 08 Juli 2017

AGRO WISATA PUNCAK GUCIALIT

Geliat wisata agro puncak gucialit terletak di wilayah Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, dimana kawasan  tersebut tergolong dataran tinggi kira-kira antara 500 sampai 750 dpl. pemandangan yang eksotis dengan dimanjakan oleh kawasan Kebun Teh dikenal dengan PTPN XII Kertowono. Dengan diselimuti cuaca dingin tidak jarang wisatawan dari luar maupun lokal memenuhi kawasan tersebut.
Untuk mencapai kawasan wisata alam puncak dari arah kota Lumajang lebih kurang 17 Km dengan mengikuti rambo dan petunjuk arah yang sudah terpasang dan tertata rapi di setiap persimpangan jalan. Sedikit informasi untuk petunjuk arah dari terminal Minak Koncar atau lebih dikenal dengan KWT ambil arah menuju kota Lumajang lurus hingga menemukan pertigaan rambo lalin pertama lebih dikenal perigaan Sukodono, ambil arah kanan sampai bertemu pertigaan rambo lalin kemudian ambil arah kanan lurus ikuti jalan tersebut sampai menemukan wilayah kecamatan Gucialit, lanjutkan perjalan hingga menemukan pintu gerbang PTPN XII Kertowono, anda telah memasuki kawasan Pabrik Teh, sedikit informasi transportasi yang mungkin dapat sedikit membantu.
Dalam mendukung geliat wisata Gucialit terdapat tokoh atau organisasi yang dapat membantu wisatawan untuk memberikan bantuan informasi di wisata tersebut yaitu g'OWA (Gucialit Organisasi Wisata Alam) yang bersekretariat atau bascamp di Desa Gucialit, wisatawan dapat meminta dan mengakomodir segala keperluan yang dibutuhkan, misalnya membutuhkan angkutan untuk menuju puncak dengan personil banyak yaitu dengan cara memesan atau boking terlebih dahulu mereka dapat membatu wisatawan sampai ditempat tujuan baik dengan roda 4 maupun roda dua dan kembali dengan jaminan keamanan.
Eksotika alam tersebut wisatawan dapat di manjakan dengan pemangan yang berada di seputaran pabrik teh dengan halaman yang cukup luas dengan berdiri bangunan pabrik dibangun oleh belanda.
Diharapkan dengan potensi yang ada dapat memaksimalkan wisata yang tumbuh dan berkembang di kawasan Wilayah Kecamatan Gucialit dengan tidak meninggalkan kaidah kaidah kearifan lokal yang ada. 

*foto by. Ahong g'OWA*

Jumat, 07 Juli 2017

PERANSERTA KIM

Kelompok Informasi Masyarakat bukan merupakan hal baru dimana KIM telah terbentuk sejak lama, namun KIM perlu diperkenalkan kepada seluruh masyarakat, dalam hal ini KIM Blanggreng Kecamatan Gucialit melakukan beberapa upaya untuk memperkenalkan kelompok yang barang tentu dengan berbaur dengan Masyarakat di antaranya melaksanakan Kegiatan Minggu Legi yang dilaksanakan di Pasar Sayur Gucialit diantaranya Pasar Murah yang sebelumanya dilaksanakan senam dan lomba-lomba bersama seluruh lapisan masyarakat sekitar, kegiatan tersebut di bantu dan didukung oleh Pemerintah Kecamatan Gucialit.
Dengan adanya Kegiatan tersebut diharapkan agar Masyarakat dapat berbaur dan dapat mengenal KIM disamping untuk menghidupkan kembali kegiatan masyarakat yang telah lama terhenti.
Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan sedkit perubahan dalam cara hidup dan kehidupan bermasyarakat.

Sabtu, 15 April 2017

Pemberdayaan KIM Blanggreng

Dengan terbentuknya Kim dengan nama baru diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan dengan membuat dan mensuport kegiatan yang sudah ada, bersama Pak Camat Gucialit Kim Blanggreng di beri kepercayaan untuk mengelola, meramaikan dan menyelenggarakan kegiatan yaitu menghidupkan kembali Pasar yang ada di Gucialit, ini merupakan terobosan baru bagi masyarakat Gucialit.

Pada setiap Minggu pahing diadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan warga masyarakat sekitar pasar untuk senam, lomba - lomba dan diharapkan pada warga masyarakat yang mempunyai usaha dagang dapat menjual ataupun membeli di tempat tersebut.

Melalui usaha tersebut diharapkan lambat laun dapat memberikan hasil yang positif dimana semua hasil usaha yang di pasarkan di tempat itu dapat mengubah keadaan yang semula sepi akan menjadi ramai kembali.
Langkah ini perlu dukungan dari semua pihak terutama para pelaku  semua dinas dan UPT di wilayah Kecamatan Gucialit.

Tim
Kim Blanggreng


Jumat, 07 April 2017

Kim Blanggreng Filosofi

Filosofi :
1. Mahkota bunga kopi berjumlah lima :
- Kim blanggreng merupakan organisasi informasi masyarakat yang berlandaskan pancasila...
- Anggota kim blanggreng merupakan warga negara indonesia yang senantiasa memegang teguh dan menjaga kedaulatan sila pancasila...
2. Aroma bunga kopi yang harum :
- Kim blanggreng bisa mengharumkan nama gucialit...
- Memberikan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda bedakan selayaknya aroma bunga kopi yang bisa tercium oleh seluruh lapisan masyarakat...
3. Bunga kopi sebagai cikal bakal buah kopi :
Kim blanggreng bisa membawa kebahagiaan bagi masyarakat gucialit selayaknya masyarakat gucialit bahagia melihat tumbuhan kopinya berbunga....

Digagas oleh :
YUDI PRASETYO AP, S.STP
Camat Gucialit

Kim Blanggreng terletak di Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang Jatim, wilayah dataran sengang 300-700 dpl, dimana wilayah tersebut sangat cocok dan tumbuh subur tananan perkebunan kopi, dengan pemikiran dan falsafah tersebut diatas maka, Pak Camat Gucialit menggagas bahwa bunga kopi "Blanggreng" tersebut dapat dipergunakan suatu kelompok, diharapkan dengan berkembangnya informatika kelompok ini dapat membuat dirinya menjadi penyalur informasi dalam segala bidang.
Dalam peranan kelompok tersebut agar dapat mengembangkan dirinya sendiri dengan merangkul kelompok lain yang berkompeten dalam bidangnya, peran tersebut dapat dilihat dari maraknya daerah menggalakkan program wisata satu Kecamatan satu tujuan wisata sebagai upaya awal Kim menggalakkan cinta budaya lokal.







 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes